Tanggal Hari Ini : 23 Nov 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Era Energi Matahari Kian Populer
Selasa, 23 Agustus 2016 02:06 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Semakin menghadapi kenyataan bahwa energy dari sumber fosil semakin langka, maka sumber-sumber energy dari bahan terbarukan mulai dilirik penggunaannya. Energi seperti panas bumi, energi surya, bahan bakar nabati (biofuel), arus sungai, energi angin, biomassa, dan energi laut, dan lain-lain kini semakin popular penggunaannya.
Dari berbagai sumber energy terbarukan yang ada di Indonesia tersebut, sampai saat ini masih belum seoptimal seperti penggunaan energy surya. Beberapa kelebihan energi surya atau energi matahari ini adalah bentuk energy yang dihasilkan berupa elektromagnetik, dan dipancarkan ke bumi Indonesia secara terus-menerus. Selain itu energi surya sangat atraktif karena tidak bersifat polusif, tidak dapat habis, dapat dipercaya dan gratis.
Sampai saat ini, pemanfaatan energy surya masih sangat terbatas dengan hanya menggunakan kolektor surya plat datar untuk menyerap radiasi surya yang dipancarkan oleh matahari, namun diyakini dimasa mendatang akan semakin banyak hasil riset yang dapat mengaplikasikan penggunaan energy surya yang tak terbatas untuk berbagai kebutuhan.
Baru-baru ini di Beijing, China, seperti yang dirilis beberapa waktu lalu, perusahaan produsen modul listrik bertenaga surya JA Solar Holding Co., Ltd mengumumkan prestasinya dengan menjual panel listrik berupa produk monocrystalline PV selama 10 tahun terakhir telah mencapai 7GW.
Kinerja penjualan yang bagus ini merupakan gambaran bahwa energy surya semakin popular di dunia.
JA Solar berdiri pada 2005, memulai kegiatan produksi pada Maret 2006. Perusahaan berfokus meneliti dan mengembangkan monocrystalline cell, serta telah sarat pengalaman dalam bidang tersebut.

peluang usaha, Era Energi Matahari Kian Populer, energi matahari, alternatif energi listrik, JA Solar

Sejak 2010, JA Solar telah menjadi salah satu produsen solar cell terkemuka di dunia dan produsen P-type monocrystalline cell terbesar. Teknologi berkelas dunia mendukung JA Solar dalam membuat modul PV dengan efisiensi konversi yang tinggi, daya listrik yang besar serta tingkat keandalan yang tinggi.
Setelah mentransformasi bisnis utama dari cells ke modul, penjualan JA Solar untuk modul monocrystalline mencapai 500MW pada 2013, menjadikan JA Solar sebagai penyedia modul P-type monocrystalline terbesar di dunia.
Pada 2014, perusahaan mengirimkan lebih dari 1GW modul monocrystalline , dan nilai untuk 2016 ditargetkan mendekati 2GW. Percium, diluncurkan pada Oktober 2013 sebagai produk andalan, merupakan modulmonocrystalline dengan efisiensi tinggi yang dikembangkan JA Solar. Modul Percium memilkicells yang menggunakan teknologi Passivated Emitter and Rear Cell (“PERC”), serta cells buatan JA Solar telah menghadirkan peningkatan berkelanjutan dalam hal efisiensi konversi selama tiga tahun belakangan.
Pada Juni 2014, volume produksi cells Percium berefisiensi tinggi telah dimulai. Langkah itu membuat JA Solar sebagai pemimpin industri dalam melengkapi efisiensi konversi rata-rata hingga 21%; daya listrik rata-rata yang dihasilkan modul dengan 60 cells melampaui 295W, dan modul dengan 72 cells menghasilkan lebih dari 345W.
Modul Percium menampilkan kinerja low-light yang lebih baik, koefisien suhu yang lebih rendah, tingkat peredaman cahaya (light attenuation ) yang lebih rendah dan tingkat ketahanan PID yang lebih baik.
Sebagai perbandingan, produk tersebut menghasilkan listrik 2% lebih banyak secara per rated “watt” dari modul monocrystalline konvensional.
Pada 2015, China melansir inisiatif “Front Runner”, dengan tujuan mengusung transformasi dalam industri PV dan menggerakkan industri agar mengembangkan produk dengan efisiensi yang lebih tinggi dan biaya per watt yang lebih rendah.
Jian Xie , Presiden JA Solar mengungkapkan, penjualan modul monocrystalline yang terus meningkat hingga mencapai 7GW di dunia membuktikan bahwa energy surya kian diminati oleh masyarakat dunia.

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari