Tanggal Hari Ini : 23 Sep 2017 Login - Daftar
 
Profil | Info Usaha | Peluang Usaha | Entrepreneurship | Strategi Usaha | Keuangan | Profil Sukses | Jadwal Seminar
WaralabaInfo ProductBisnis OnlineIde BisnisInformasi Kumpulan Usaha MemberPendaftaran memberForum WirausahaMerchandiseInfo Iklan
 
Berdayakan Pekerja di Luar Negeri Simply Garap Laundry Premium
Selasa, 14 Oktober 2014 04:47 WIB
Administrator



BERITA TERKAIT

Simply

Tidak banyak kalangan pengusaha yang memiliki keperdulian terhadap saudara saudari kita para tenaga kerja Indonesia di luar negeri (TKI). Adalah Agung Nugroho Susanto selaku Presiden Direktur PT. Sushantco Indonesia yang kini mengembangkan sayap bisnisnya dengan membangun pasar jasa laudry kelas premium dengan brand Simply Prime.

Berawal dari keprihatinan belum optimalnya pengelolaan dana TKI, oleh manajemen Simply Group diwujudkan dengan mengembangkan program business matching yang di peruntukan untuk TKI di Korea.

Konsep yang ditawarkan untuk Program Business Matching ini oleh manajemen Simply Group adalah investasi bisnis laundry dengan modal Rp 80 juta dengan kerjasama selama 5 tahun.

Investasi tersebut sudah termasuk biaya tempat, perlengkapan dan sumberdaya manusia. Outlet milik para TKI ini selanjutnya di kelola sepenuhnya oleh manajemen Simply Group dengan konsep bagi hasil dimana investor akan mendapatkan 40 persen.

” Jadi investor tinggal terima beres, mereka yang berinvestasi dan kami yang operasikan lalu kami sampaikan laporan tiap bulannya,” ujar Agung.

Sejak ditawarkannya Simply Prime, saat ini sudah ada 20 TKI di Korea yang sudah bermitra dengan Simply Group,  dan dari jumlah itu sebanyak 5 di antaranya sudah merealisasikan dengan memiliki usaha laundry di Jogja dan sebagiannya lagi akan mengembangkan usaha yang sama di wilayang Jateng.

“Dari setiap gerai, kami targetkan untuk mendapatkan 75 potong perhari, dengan target tersebut maka investasi para TKI akan balik modal selama kurang lebih 1,5 tahun,” tabah Agung.

Simply Prime merupakan brand premium dari Simply Fresh. Kehadiran layanan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya permintaan pelanggan Simply Fresh Laundry akan layanan cuci pakaian khusus (dry cleaning).

Untuk memenuhi layanan tersebut dengan menggandeng konsultan laundry internasional maka dilaunching brand Simply Prime, dimana Yogyakarta sebagai kota tempat pertama kali dibuka.

Simply PremiumSelain latar belakang tersebut dibukanya Simply Prime yaitu diawali dari undangan Korea Network Solution (KNS),  suatu lembaga yang mewadahi pekerja Indonesia di Korea. Dimana diadakan suatu program Business Matching untuk mempertemukan para pekerja TKI di Korea yang ingin mulai berbisnis dengan perusahaan yang memberikan peluang usaha yang terbukti menguntungkan.

Agung Nugroho Susanto,  selaku Presiden Direktur Simply Fresh diundang di acara tersebut, dan para TKI di Korea sangat semangat dan atusias menyambutnya, dimana akhirnya sekitar 20 orang menandatangani kesepakatan awal untuk membuka outlet Simply Prime.

Program investasi Simple Prime ini cukup menarik karena skema franchise yang dikerjasamakan adalah system full manajemen, yaitu pengelolaan harian langsung dihandel oleh manajemen dan franchisee/investor tinggal menerima laporan dan bagi hasilnya setiap bulan.

Simply Prime hadir memenuhi kebutuhan masyarakat akan jasa laundry yang professional dengan standar world class namun cost (harga) yang tetap terjangkau, dan telah beroperasi 5 outlet dibeberapa titik di kota Yogyakarta.

Konsep laundry Simply Prime cukup berbeda yaitu dengan metode Wet Cleaning. Suatu teknologi mencuci yang diperkenalkan pertama kali di Wiesbaden – Jerman, Desember 1991. Dimana pada November 1993, teknologi ini diberi hadiah penghargaan sebagai sebuah inovasi cemerlang oleh Menteri Teknologi Jerman.

Proses pencucian dilakukan dalam sebuah mesin dengan teknologi khusus dari Jerman didukung chemical bersertifikasi internasional yang ramah lingkungan dan dapat diuraikan oleh alam (biodegradable) karena terbuat dari ensim (enzyme) khusus.  

Simply Prime sangat menghindari pencucian dengan PCE Solvent yang banyak dipakai oleh Dry Cleaning, karena dapat berpotensi merangsang timbulnya beragam penyakit kanker serta gangguan organ bagian dalam tubuh manusia antara lain lidah, paru-paru, leher rahim, kandung kemih dan lain-lain.

Wet Cleaning dapat menjadi pengganti dari Dry Cleaning karena sebagian besar pakaian yang bisa diproses Dry cleaning dapat juga diproses dengan Wet Cleaning. 

comments powered by Disqus
 


Terbaru
Terpopuler
Terkomentari